Wali Kota Prabumulih menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kemitraan strategis dengan kalangan muda, khususnya para pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Dalam sebuah pertemuan baru-baru ini, ia menyampaikan bahwa HIPMI memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus menumbuhkan wirausaha baru di wilayah Prabumulih.
Menurut Wali Kota, kolaborasi antara pemerintah daerah dan HIPMI bukan hanya soal dukungan kebijakan, tetapi juga sinergi nyata dalam program pelatihan, pendampingan usaha, hingga akses permodalan. “Kami ingin HIPMI tidak hanya menjadi organisasi pengusaha muda, tapi mitra strategis Pemda dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Dengan populasi usia produktif yang besar, Prabumulih memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi pengusaha tangguh yang mampu menggerakkan roda perekonomian dari bawah. Melalui berbagai program inkubasi bisnis dan kemudahan izin usaha, Pemda berharap semakin banyak anak muda yang terinspirasi untuk memulai usaha sendiri, bukan hanya mencari pekerjaan.
Dukungan terhadap pengusaha muda juga menjadi bagian dari upaya mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan inovasi, kolaborasi Pemda–HIPMI diyakini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi pembangunan ekonomi Prabumulih.
Untuk informasi lebih lanjut tentang pemberdayaan komunitas dan ekonomi kerakyatan, kunjungi Indobet.